18 August 2012

Akhirnya Rossi Kembali ke Yamaha

Akhirnya Rossi memberikan komentar mengenai kepindahannya ke Yamaha serta sedikit menanggapi kecaman dari Stoner.

"Setelah Laguna dan liburan musim panas aku memiliki cukup waktu untuk berfikir lebih jauh mengenai masa depanku. Dua musim ini sangat sulit, kami sangat kesusahan. Sayangnya kami tidak bisa meningkatkan kecepatan, performa dan bertarung untuk posisi depan. Jadi untuk alasan ini aku memutuskan untuk menyudahi dan pilihanku adalah Yamaha karena aku mencoba memahami motor mana yang terbaik, yang lebih kompetitif untuk dua tahun ke depan yang mungkin akan menjadi akhir dari karirku, jika tidak ya bagian akhir karirku dan ini adalah pilihannya."

"Aku juga sangat sedih karena di Ducati aku bertemu dengan banyak orang baik. Kami menikmati waktu bersama. Kami berusaha dengan maksimal. Tapi aku tidak pernah bisa cepat dengan Ducati, dan hal ini sungguh sangat menyedihkan, hal yang buruk, terutama bagiku dan timku."

Seberapa lama Rossi akan betahan di MotoGP tergantung pada hasilnya di Yamaha nanti dimana alternatif lain adalah pindah ke World Superbike, karena belum ada pembalap yang memenangkan gelar MotoGP sekaligus WSBK.

"Masa depanku akan sangat tergantung pada hasil dua musim ke depan. Karena aku ingin tetap di MotoGP lebih dari dua musim, tapi tergantung seberapa kuat dan cepat dengan M1. Tentu saja kesempatan untuk ke Superbike, seperti yang selalu aku katakan. Tapi terlalu awal untuk mengatakannya, karena aku berharap untuk lebih cepat, kompetitif dan menikmati serta tetap di MotoGP lebih dari dua musim ke depan."

Rossi juga telah mengkonfirmasi bahwa tim mekaniknya yang dipimpin oleh Jerry Burgess akan ikut bersama Rossi kembali ke Yamaha. Burgess, Bernard Anciau, Alex Briggs dan Gary Coleman dulu ikut Rossi pindah ke Yamaha pada musim 2004.

"Aku fikir timku ikut denganku. Lebih kurang sama dengan yang ikut denganku dari Yamaha ke Ducati. Tapi belum diputuskan 100%. Aku rasa kita harus membenahi beberapa kontrak."
Baca Selengkapnya...

15 August 2012

Stoner mengecam kepindahan Rossi ke Yamaha

Casey Stoner mengkritik kembalinya Valentino Rossi ke Yamaha setelah pembalap legendaris asal Italia ini mengkonfirmasi bahwa dirinya akan meninggalkan Ducati setelah mengalami musim yang sulit ini. Ketika Rossi memutuskan untuk pindah ke Ducati pada akhir 2010 silam, terlihat seperti akan dimulainya era keemasan pabrikan asal Bologna ini. Ternyata Rossi gagal menyatu dengan Desmosedici. Berikut komentar pedas yang dilontarkan oleh Stoner.

"Aku pikir saat ini dia terpaksa mengaku. Aku merasa sangat kasihan kepada Ducati karena dia hanya mengeluh mengenai motor, padahal sekarang mereka memiliki motor yang bisa perform bagus, karena dia terus dikalahkan oleh Nicky dan Hector serta tidak ada yang bisa dibanggakan. Kami sudah dengar semua hal mengenai bagaimana dia akan memimpin Ducati menuju kejayaan, tapi kami belum melihat hasil apapun."

Kali ini Stoner menyerang balik Rossi yang pada akhir 2010 menyatakan bahwa Stoner tidak akan mungkin bisa mengukur performa Ducati karena tidak memberikan usaha maksimum dan menerima uang banyak untuk pindah ke Repsol Honda. Tidak hanya sampai sini, Stoner pun terus menyudutkan Rossi.

"Mereka memakan kata-katanya sendiri sejak awal. Jerry mengatakan bahwa hanya butuh 80 detik untuk memperbaiki motor dan itu adalah masalah sederhana. Sekarang mereka telah menghabiskan waktu hampir dua tahun. Valentino hampir mendapatkan hasil terbaiknya pada balapan pertama dengan Ducati saat mengalami cidera bahu dan aku tidak melihat peningkatan apapun selama dua tahun. Ini mengecewakan."

"Jelas dia tidak ingin berusaha dengan Ducati. Hal ini mengecewakan mereka karena mereka telah melakukan apapun yang mereka bisa, namun dia bahkan tidak mencoba untuk memanfaatkannya. Jelas bahwa dia butuh motor yang sangat bagus untuk bisa menang. Jelas dia tidak bisa menang dengan Ducati dan membuatnya kompetitif. Dia mengatakan ingin mengakhiri karirnya dengan Ducati dan sekarang dia pindah."

Stoner juga mengejek simbol "let's stick together" yang merupakan desain spesial pada helm Rossi saat membalap di Mugello.

"Dia seharusnya tetap berada di Ducati ketika dia menggunakan 'let's stick together' di helmnya."
Baca Selengkapnya...

02 August 2012

Rossi Bicara Mengenai Potensi Kembali ke Yamaha

Valentino Rossi memberikan pandangannya mengenai kemungkinannya kembali ke squad pabrikan Yamaha pada tahun 2013 dengan semakin berhembusnya rumor bahwa dirinya menolak tawaran kontrak dua tahun untuk tetap di Ducati.

Rossi telah bernegosiasi dengan Yamaha dan kembalinya kepada partner pahitnya, Lorenzo, bisa saja akan dikonfirmasi sebelum seri Indianapolis pada bulan depan. Rossi meninggalkan Yamaha pada akhir tahun 2010 dan perpindahannya ke Ducati malah menjadi mimpi buruk bagi juara dunia sembilan kali ini.

Dua podium dari 27 balapan dan tidak ada tanda adanya perkembangan yang signifikan dengan Desmosedici telah menggoyahkan keyakinan Rossi terhadap Ducati untuk bisa memberikan motor yang kompetitif menjelang akhir karirnya.

Berikut komentar Rossi pada pada jumpa pers setelah balapan di Laguna Seca mengenai potensinya untuk kembali ke Yamaha.

Pada tahap ini dari karirmu, apakah terlalu beresiko untuk tetap bersama Ducati?

"Itu resiko yang besar, juga karena aku tidak bisa menunggu untuk membuat keputusan. Jika tidak Dovi akan sangat marah (tertawa). Namun pada saat yang sama, masalahnya adalah menunggu Audi dan Ducati. Saat ini terlalu awal untuk tahu siapa yang akan membantu Ducati, jadi aku harus bertaruh tanpa melihat situasinya dengan jelas."

Apakah sekarang pilihannya hanya antara Ducati dan Yamaha?

"Aku juga memiliki pilihan ketiga, tapi tidak di tim pabrikan. Aku mempertimbangkan pilihan ini tapi pastinya aku ingin tetap pada motor pabrikan."

Bagaimana rasanya jika kamu kembali ke Yamaha dan bersama Jorge lagi?

"Perasaanku telah banyak berubah karena situasi telah berubah. Dulu aku punya masalah dengan Jorge, terutama karena aku marah dengan Yamaha. Setelah semua yang aku lakukan untuk Yamaha, mereka mereka memasukkan rekan setim yang sangat kuat, jadi aku marah kepada Yamaha lebih dari kepada Jorge. Sekarang situasinya berbeda dan aku mengerti bahwa Yamaha membuat keputusan yang tepat baginya. Jadi ini bukanlah masalah yang besar."

Jika kamu kembali ke Yamaha, maka akan menjadi pertama kali dalam karirmu menjadi nomor dua, dan nomor dua terhadap Lorenzo. Bagaimana menurutmu?

"Ini adalah hal penting lain yang harus diputuskan karena di Ducati aku bisa menjadi nomor satu dan di Yamaha ada Lorenzo. Itu adalah hal lain untuk dipertimbangkan."
Baca Selengkapnya...

01 August 2012

Curhat Rossi Setelah Laguna Seca

Pada saat Ducati sedang berusaha meyakinkan Rossi untuk memperpanjang kontrak, hal buruk malah terjadi, di mana Rossi terjatuh saat mengerem mendekati Corkscrew saat dua lap sebelum balapan berakhir. Rossi diharapkan akan memutuskan masa depannya sebelum liburan musim panas berakhir dan dimulainya seri Indianapolis. Rumor yang banyak beredar bahwa Rossi akan kembali ke Yamaha.

Selain itu juga ada rumor yang menyatakan bahwa gaji yang besar ditawarkan oleh Ducati untuk mempertahankan Rossi, namun di kesempatan yang berbeda Rossi menyatakan bahwa gajinya akan lebih rendah daripada saat ini jika dia tetap di Ducati.

Sayangnya, walaupun tawaran Ducati terlihat menggiurkan daripada paket finansial yang tersedia di Yamaha, Rossi menyatakan bahwa uang bukanlah hal terpenting mengenai keputusannya pada tahun 2013 nanti.

Di lain hal, Rossi tetap menyatakan kesungguhannya kepada publik untuk tetap bekerja pada proyek Desmosedici, namun hanya sedikit perkembangan yang terlihat nyata setelah satu tahun setengah.

"Aku memang tidak bertarung untuk mendapatkan podium, tapi crash seperti itu pada akhir balapan jelas mengecewakan, karena sepanjang balapan aku berkendara seperti lap pertama dan iramaku tidaklah cepat pada saat crash."

"Aku kehilangan ban depan pada saat mendekati Corkscrew, saat motor masih tegak dan tepat ketika aku menyentuh tuas rem, seperti yang terjadi di Silverstone."

"Kami punya masalah yang nyata. Sekali lagi pada hari ini, kami kesulitan untuk membuat ban depat bekerja, dan setelah 30 lap ban masih terlihat seperti baru. Yang disayangkan adalah karena kami telah mengalami masalah ini sejak lama dan kami tidak bisa memperbaikinya."

"Paruh awal musim sangat sulit, mungkin lebih buruk daripada tahun lalu. Sulit untuk menjaga konsentrasi dan tenaga yang cukup, baik secara fisik terutama mental, ketika kamu bertarung untuk posisi yang tidak terlalu penting."

"Paling tidak kami masih punya delapan balapan. Tahun lalu paruh kedua sangat buruk, jadi kami harus tetap menjanga konsentrasi penuh setiap akhir pekan."

"Aku akan memutuskan masa depanku pada akhir pekan depan, terutama sebelum Indy, karena aku tidak bisa berfikir terlalu banyak selama balapan akhir pekan karena otakku tidak bebas."
Baca Selengkapnya...