26 April 2014

Bacaan Dzikir Setelah Shalat Fardhu

Gambar di bawah ini merupakan salah satu banner yang di tempel di dinding mushala yang berada di King Abdul Aziz International Airport pada saat menunggu penerbangan malam untuk kembali ke tanah air selepas menunaikan ibadah umrah pada awal Maret 2014 yang lalu.



Bacaan dzikir di atas barangkali tidak asing lagi bagi Anda. Namun bagi Anda yang belum familiar dengan bacaan dzikir di atas, sebaiknya secara bertahap menghafalnya. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan pada kita semua untuk senantiasa mengingat-Nya dan selalu berusaha untuk mendekatkan diri kita. Terutama bagi kita para generasi muda muslim, berusahalah untuk bisa melakukan shalat berjamaan di masjid dan berdzikir setelahnya. Selain dengan berusaha, kita juga harus mendoakan agar bangsa kita segera bangkit dari keterpurukan ini.

Semoga bermanfaat!
Wassalaam.
Baca Selengkapnya...

Perpanjang STNK Lebih Mudah Tanpa Isi Formulir Secara Manual

Masa berlaku STNK hampir habis dan saatnya untuk kembali mengingat apa syarat yang diperlukan untuk mengajukan perpanjangan STNK di Kantor Samsat. Setelah beberapa detik mencoba mengingat, ternyata memang sulit untuk diingat, karena perpanjangan STNK hanya dilakukan setahun sekali. Untung proses perpanjangan STNK tahun lalu pernah ditulis di blog ini untuk menyegarkan ingatan kita mengenai hal yang harus diperhatikan untuk perpanjangan STNK.

Secara umum prosesnya sama, namun kali ini lebih sederhana daripada sebelumnya. Pembayar pajak tidak perlu lagi mengisi formulir SPPKB (Surat Pendaftaran dan Pendataan Kendaraan Bermotor) yang disediakan oleh Samsat. Tetapi pihak Samsat sudah mencetak data kendaraan kita pada blanko yang pada tahun sebelumnya harus kita isi secara manual. Ini merupakan salah satu kemajuan yang signifikan yang telah dilakukan oleh Kantor Samsat, sehingga wajib pajak tidak perlu lagi kerepotan untuk mengisi formulir SPPKB.



Selain itu pada tahun ini saya juga mengamati beberapa perubahan yang terjadi pada proses pengurusan perpanjangan pajak kendaraan bermotor di Samsat Selatan Pekanbaru. Adanya checker yang akan mengecek kelengkapan dokumen Anda sebelum diserahkan kepada petugas untuk mendapatkan formulir SPPKB (Surat Pendaftaran dan Pendataan Kendaraan Bermotor). Jika dokumen Anda sudah lengkap, checker akan memberi paraf pada dokumen Anda dan memberikan nomor antre yang akan digunakan untuk mengambil formulir SPPKB di loket 1 dan membayar pajak di loket 2 atau 3.


Selain itu Kantor Samsat Selatan juga menyediakan Ruang Khusus Manula dan Ibu Menyusui seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.


Terakhir adalah area khusus untuk wajib pajak lansia dan ibu hamil. Area ini ditandai dengan karpet berwarna merah dan dikelilingi oleh red line. Sayangnya banyak wajib pajak yang bukan lansia ataupun ibu hamil yang duduk di area ini, walaupun terdapat keterangan yang tercetak dengan ukuran besar pada standing sign yang ada di pintu masuk area tersebut.


Semoga hal positif ini juga dilakukan oleh kantor pelayanan masyarakat atau kantor pemerintahan lainnya untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam mengakomodasi segara keperluannya, sebab saat ini yang ada dalam benak masyarakat adalah lambannya proses administrasi pada kantor pemerintahan.
Baca Selengkapnya...

19 February 2014

Kantor Kesehatan Pelabuhan Pekanbaru Pindah Alamat

Kantor Kesehatan Pelabuhan atau yang dikenal dengan singkatan KKP merupakan kantor pemerintahan yang memberikan layanan vaksinasi bagi warga negara yang ingin pergi ke luar negeri yang mana negara tujuan tersebut mensyaratkan vaksin tertentu.

Namun sebagian besar masyarakat yang datang ke KKP adalah untuk mendapatkan vaksin meningitis karena akan berangkat umrah. Sebagai informasi, meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Vaksin ini memiliki sertifikasi halal dari MUI, jadi Anda tidak perlu khawatir.

Mulai 15 Januari 2014 yang lalu, Kantor Kesehatan Pelabuhan Pekanbaru pindah alamat dari Jl. Kaharudin Nasution, Simpang Tiga. Saat ini KKP berlokasi di Jl. Rajawali Sakti Ujung, Panam. Silakan lihat pada peta di bawah.


Berikut adalah beberapa alternatif rute yang bisa Anda pilih untuk menuju KKP Pekanbaru.
1. Masuk dari Jl. Nangka Ujung -> Jl. Widya Graha II -> Jl. Rajawali Sakti Ujung (Sekitar 1,7 km)
2. Masuk dari Jl. Subrantas Panam -> Jl. Rajawali Sakti -> Jl. Rajawali Sakti Ujung (Sekitar 2,9 km)
3. Masuk dari Jl. Soekarno Hatta -> Jl. Lobak -> Jl. Melati -> Jl. Rajawali Sakti Ujung (Sekitar 3,6 km)
4. Masuk dari Jl. SM. Amin -> (Sekitar 1,1 km)


Baca Selengkapnya...

10 February 2014

Prosedur Vaksinasi di Kantor Kesehatan Pelabuhan Pekanbaru




Prosedur untuk mendapatkan vaksin meningitis di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Pekanbaru.

Jam buka: Senin sampai Jumat, pukul 09.00 WIB sampai 12.00 WIB.

1. Kunjungi bagian resepsionis di KKP yang berada di bawah tangga, sebelah kanan dari pintu masuk.




2. Isi formulir permohonan vaksinasi internasional dan bubuhi tanda tangan.
Beri keterangan kapan rencana tanggal keberangkatan Anda.


3. Bawa dan serahkan formulir yang telah diisi ke ruang Poliklinik Umum.
Anda akan dipanggil sesuai antrean dan diperiksa oleh dokter. Tekanan darah Anda akan diperiksa dan jika ternyata terlalu tinggi, besar kemungkinan Anda akan disuruh datang lagi di lain waktu. Sebab tidak boleh divaksinasi ketika tekanan darah sangat tinggi. Lalu formulir Anda akan diberi keterangan oleh dokter sesuai dengan kondisi Anda.

4. Jika Anda lulus untuk divaksinasi, bawa formulir ke ruang Pelayanan Vaksinasi. Anda akan diberikan vaksin melalui suntikan pada lengan atas sebelah kiri Anda.


5. Bayar biaya vaksinasi dan simpan bukti pembayaran.
Setelah suntik Anda akan disuruh ke kasir yang berada tepat di sebelah ruang Pelayanan Vaksinasi. Pada 3 Februari 2014 lalu dikenakan biaya Rp305.000 sesuai dengan pengumuman yang terpampang di atas jendela ruang kasir.



6. Serahkan formulir ke meja panjang, tepatnya masukkan di dalam keranjang hijau dan tunggu hingga dipanggil untuk mendapatkan sertifikat vaksinasi Anda.


7. Ups, jangan buru-buru! Tanda tangan dulu sertifikat vaksinasi Anda.



Vaksin ini akan memberikan antibodi pada tubuh Anda selama dua tahun. Jadi jika Anda kembali berangkat ke tanah suci dalam dua tahun ke depan, Anda tidak perlu mendapatkan vaksinasi lagi. Yang jelas, semoga ibadah Anda lancar dan mabrur. Lakukan vaksinasi 1 bulan sebelum tanggal keberangkatan Anda, sebab antibodi baru akan terbentuk setelah 2 minggu setelah vaksinasi.
Baca Selengkapnya...