14 October 2011

Marquez Akan Naik Kelas Kalau Juara Dunia Moto2

Marc Marquez mengambil alih pimpinan klasemen pembalap Moto2 untuk pertama kalinya pada musim ini setelah menyelesaikan balapan pada urutan kedua di sirkuit Motegi, Jepang. Walaupun pada berita sebelumnya Marquez mengatakan kalau dia akan menghabiskan musim depannya di Moto2, namun spekulasi yang mencuat saat ini yaitu Marquez akan naik kelas ke MotoGP pada musim depan dengan syarat pembalap muda Spanyol ini bisa meraih gelar juara dunia Moto2 pada musim ini.

Salah satu orang dalam Honda mengatakan bahwa pabrikan Jepang telah menerima proposal dari manajemen Marquez untuk bisa naik ke kelas MotoGP pada tahun 2012 nanti jika Marquez berhasil merengkuh mahkota Moto2 pada akhir musim nanti.

Repsol yang mensponsori Marquez di kelas Moto2 diminta untuk menyiapkan sebuah motor RC213V 1000cc untuk digunakan oleh pembalap yang baru saja berumur 18 tahun ini.

Marquez sepertinya malu-malu dan hanya berkomentar kalau dia akan tetap di Moto2 pada musim depan.

"Kita akan lihat tahun depan, aku fikir untuk saat ini Moto2 adalah tempatku."

Kata 'saat ini' jelas mengundang ambigu, kata 'saat ini' bisa saja berarti 'pada musim ini'. Bos Marquez, Emilio Alzamora, memberikan gambaran mengenai peluang pembalapnya untuk hijrah ke kelas premier pada musim depan.

"Setiap opsi ada kemungkinan, tapi tentunya ada banyak kepentingan di pabrikan untuk Marc. Honda memiliki minat yang besar pada Marquez pada masa yang akan datang dan aku tidak tahu apakah itu untuk musim depan atau tidak. Yamaha juga berkeinginan untuk memiliki masa depan bersama Marc, jadi belum ada keputusan. Tepat membalap di Moto2 juga bukan masalah. Dia masih muda dan memiliki banyak waktu. Ketika Marc naik kelas ke MotoGP, penting untuk tiba dengan keadaan yang sempurna dengan motor pabrikan dan tim yang sempurna."
Baca Selengkapnya...

11 October 2011

Phil Read: "Ducati Harus Berubah Untuk Rossi"

Phil Read adalah pembalap pertama yang pernah mendapatkan gelar juara dunia pada empat kategori yang berbeda, yaitu 125cc, 250cc, 500cc, dan Formula TT dengan total 8 gelar juara dunia.

Walaupun sudah berumur 72 tahun, tetapi Phil Read tetap antusias dalam mengikuti perkembangan yang terjadi pada MotoGP yang merupakan balap motor nomor wahid di dunia.

Berikut komentar dari Phil Read mengenai jalannya musim ini dan mengenai kondisi sulit yang terjadi di Ducati.

"Musim ini, kombinasi Stoner-Honda jelas superior. Honda memiliki keunggulan teknis dengan seamless transmission mereka, dan ini membuat mereka lebih cepat sepersekian detik dalam satu lap. Pabrikan lainnya juga harus mengembangkan hal ini."

"Pindahnya Valentino Rossi ke Ducati yang merupakan kombinasi pembalap Italia dengan motor Italia ini merupakan hal yang wajar. Namun Ducati terlalu lambat merubah motor mereka untuk Rossi. Masalah mereka sebenarnya sudah jelas terlihat di Valencia, tapi mereka tidak merubah apapun saat itu. Aku fikir mereka perlu meningkatkan handling motor, terutama pada sasis. Stoner telah melakukan hal yang fantastis yaitu beradaptasi dengan motor Ducati tersebut, tapi Rossi adalah seorang pembalap yang luar biasa yang tidak perlu merubah gaya berkendaranya."

Sudah banyak para pemerhati MotoGP, baik dari mantan jawara MotoGP, crew paddock, hingga fans yang berpendapat sama dengan Phil Read. Semoga hal ini menjadi renungan bagi Ducati dan segera merubah pendekatan mereka dalam membangun motor untuk Valentino Rossi, sehingga kita bisa kembali melihat Rossi bersinar dan memberikan tontonan yang menarik bagi para fans.
Baca Selengkapnya...

10 October 2011

Ducati Melirik Alvaro Bautista

Alvaro Bautista memang tidak menyelesaikan balapan di Motegi sebelumnya, tapi pembalap Spanyol ini memperlihatkan kemajuan yang solid dalam beberapa balapan sebelumnya, dimana Bautista mampu finish di posisi keenam saat membalap di Indianapolis dan Aragon. Hanya dengan menggunakan Suzuki, Bautista bisa melawan beberapa pembalap Ducati pada beberapa kali balapan.

Mengingat ketidakpastian pada proyek MotoGP di Tim Suzuki, maka Ducati memutuskan untuk menggandeng Bautista ke tim Pramac Ducati. Tim satelit Ducati ini ditenggarai akan menawarkan kontrak dalam beberapa hari ini kepada Bautista, dan fitur yang menarik dari kontrak ini adalah diberikannya kesempatan kepada Bautista untuk membalap di tim pabrikan Ducati pada tahun 2013 jika hasil yang diperoleh Bautista pada musim depan memenuhi ekspektasi Ducati.

Kontrak ini persis seperti yang sebelumnya ditawarkan kepada Dovizioso, namun pembalap Italia ini menolaknya setelah melihat performa Ducati pada musim ini. Selain itu mungkin karena Dovi menghindari konfrontasi head to head dengan Valentino Rossi.

Paling tidak Ducati telah mengambil langkah cerdik lebih awal, mengingat kontrak sebagian besar pembalap top MotoGP berakhir pada akhir musim 2012.
Baca Selengkapnya...

09 October 2011

Selamat Jalan Steve Jobs

Steve Jobs, salah satu pendiri Apple yang memiliki nama kecil Steven Paul Jobs merupakan salah seorang yang telah memajukan industri teknologi telekomunikasi. Pria yang lahir pada 24 Februari 1955 di San Franscisco ini kini telah tutup usia pada tanggal 5 Oktober 2011 pada usia yang ke-56.

Kalau kita melihat iPhone, iPod, iPad, tentunya kita langsung teringat pada Steve Jobs. Bukan hanya itu iCloud yang merupakan teknologi terbaru dari Apple yang dirilis pada bulan Juni tahun 2011. Sejak pertengahan tahun 2004, Jobs memang telah didiagnosa kanker pangkreas dan pada tanggal 24 Agustus 2011 yang lalu akhirnya Jobs mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi CEO Apple agar bisa fokus pada kesehatannya. Tentunya hal ini merupakan pukulan yang hebat bagi Apple karena perusahaan ini tengah digempur oleh sistem operasi Android yang dengan open source-nya sedang menanjak sangat signifikan, sehingga market share Apple mulai tergerus.

Berikut pernyataan dari Apple:

"Kami sangat sedih mengumumkan bahwa Steve Jobs telah meninggal pada hari ini"

"Kecemerlangan Steve, hasrat dan energinya telah menjadi sumber inovasi yang tak terhitung yang memperkaya dan meningkatkan kehidupan kita semua. Dunia menjadi lebih baik, tak terukur, karena Steve."

"Kecintaan terbesarnya kepada istri, Laurene, dan keluarganya. Hati kami pada mereka dan kepada semua yang tersentuh oleh hadiah yang luar biasa darinya."
Baca Selengkapnya...