13 February 2011

Burgess: "Ada kemungkinan menang di Qatar"

Pada tahun 2004, di Welkom, Burgess memprediksikan bahwa Rossi bisa menang pada Grand Prix Afrika Selatan yang akan digelar. Apakah Burgess akan melakukannya lagi?

"Aku selalu memiliki mimpi itu. Nyatanya seperti yang dibilang oleh orang-orang kesehatan bahwa pemulihan pada bahu Rossi akan baik-baik saja, mungkin belum 100% di Qatar nanti. Tapi kita pernah melihat Valentino menang pada kondisi 80% di Qatar pada tahun lalu, jadi tidak ada yang melewati Valentino dalam banyak hal."

Bagaimana dengan masalah getaran yang sebelumnya dipermasalahkan?

"Ini bukanlah seperti getaran yang pernah kita alami pada desain sasis di Yamaha. Ini adalah getaran dasar yang semua orang di paddock merasakannya. Trek balap ini sudah agak tua dan mungkin perlu dilakukan pengaspalan ulang. Getaran ini muncul di tempat yang sama seperti kita rasakan dengan Yamaha tahun lalu. Kami tidak terlalu cemas dengan hal itu."

Sekarang Burgess telah lima bulan bersama dengan Ducati. Apakah kelihatannya berbeda jika dibandingkan dengan pabrikan Jepang?

"Menurutku kebanyakan sama saja. Dalam membangun motor, mereka melakukan pekerjaan yang hebat. Jika berkeliling di pabrik, tidak ada perbedaan dengan pada pabrikan Jepang. Hanya saja di kantornya berisi orang Italia, bukan orang Jepang. Itu saja."
Baca Selengkapnya...

12 February 2011

Pernat: "Rossi yang asli akan muncul setelah 5 balapan GP"

Uji coba MotoGP pertama pada musim 2011 telah berlalu, sekarang saatnya untuk menganalisa apa yang telah terjadi. Seperti yang biasa dilakukannya setelah setiap balapan, Carlo Pernat membagi opininya. Disamping menjadi manajer Loris Capirossi dan bayangan Simoncelli, dia adalah seorang ahli yang paling responsif dan yang paling terkenal dalam melihat detail yang tersembunyi dalam MotoGP.

"Ini adalah uji coba yang sesungguhnya sejak 800cc diperkenalkan pada MotoGP. Kenapa? Singkatnya karena ini adalah pertama kali Honda tidak benar-benar merombak habis motornya untuk tahun berikutnya. Hasilnya terlihat bahwa mereka sangat kompetitif dan Honda juga memiliki empat pembalap yang hebat. Di pihak lain, Yamaha keluar dengan mesin baru yang berjalan dengan baik, mungkin hanya Ducati yang terlihat sedikit tertinggal. Kita semua tahu bahwa Ducati mempertaruhkan segalanya untuk Valentino, walaupun gap satu detik itu cukup banyak."

"Kejutan dari uji coba Sepang ini adalah Simoncelli, yang sangat cepat walaupun dalam waktu yang lama. Nakamoto sangat yakin dengannya. Pada akhirnya kita memiliki tujuh pembalap yang dapat berkompetisi untuk mendapatkan gelar juara dunia pada tahun ini. Empat berasal dari tahun lalu plus Simoncelli dan Spies. Sekarang Valentino Rossi tertinggal karna alasan yang jelas, dan hal ini akan sulit baginya. Aku fikir dia bisa membalap dengan baik di Qatar, karena layout treknya bagus untuknya dan Ducati biasanya kuat di sini. Tapi Jerez dan Motegi adalah trek yang berat dengan zona pengereman yang sulit. Pada kedua balapan itu Rossi tidak akan membalap dalam kondisi puncaknya. Kita harus menunggu lima atau enam Grand Prix sebelum kita melihat Valentino yang asli."
Baca Selengkapnya...

11 February 2011

Komentar Burgess Mengenai Desmosedici GP11

Dari paddock Ducati, sekarang tibalah giliran Burgess yang angkat bicara mengenai sesi uji coba yang telah dilakukan oleh Valentino Rossi. Jeremy Burgess terlihat puas dengan hasil uji coba Sepang yang lalu. Melelahkan tapi puas, begitulah yang disampaikan Alex Briggs lewat twitter dan mereka merasakan atmosfir seperti saat tahun 2004 yang lalu.

Seperti biasanya, Burgess tidak pernah terlihat terlalu senang. Seperti orang Australia pada umumnya, dia selalu tenang dan santai. Berikut komentarnya.

"Valentino bisa bangun pagi setiap hari dan bahunya OK, ini adalah positif. Kami membuat beberapa langkah yang bagus pada motor. Kami memiliki dua motor yang kami pikir bagus yang mungkin salah satu diantara kedua settingannya akan kami pakai untuk balapan. Kami mengambil langkah untuk membuat motor yang cocok dengan gaya Valentino. Di Valencia kami mencoba motor milik pembalap Ducati lainnya, ini sangat berbeda dengan yang biasa kita rasakan di Yamaha. Tapi setelah dua bulan, kami kembali lagi dan merasa lebih normal daripada sebelumnya dan kami bisa bergerak maju dengan cepat pada pagi pertama. Sejak saat itu kami hanya melakukan sedikit modifikasi pada suspensi."

Hal ini memberikan gambaran bahwa tidak terjadi perubahan secara radikal pada GP11.

"Pada dasarnya kami perlu untuk mengetahui gambaran keseluruhan mengenai efek dari modifikasi yang kami lakukan pada Ducati. Motor tertentu sangat sensitif terhadap perubahan, sementara yang lainnya kurang sensitif. Setelah kita bisa memahami perubahan apa yang bisa membawa pada hasil yang diinginkan, maka akan jauh lebih mudah dalam bekerja."

Apakah sasis Ducati yang 'frameless' membuat proses tuning lebih sulit?

"Tidak juga. Ini bisa dibilang memiliki dua sasis, jadi kamu lebih beruntung. Tapi hal ini tidaklah menjadi masalah bagiku. Secara fundamental kami telah bekerja selama bertahun-tahun pada roda, ban, suspensi, dan rem yang mana semuanya berada di bawah sasis. Satu hal yang berbeda adalah mesin dan sasis adalah bagian dari motor, tapi tidak ada masalah sama sekali dengan hal itu."

Untuk membuatnya relatif mudah, beberapa komponen baru tidak digunakan saat ini.

"Kami tidak pernah mencoba garpu 42mm, kami tidak membutuhkannya. Kami memiliki pemahaman yang sangat baik pada garpu 48mm selama bertahun-tahun dan saat ini tidak ada masalah dengan suspensi. Yang jelas kami tahu bahwa tidak akan ada masalah dengan komponen yang telah kami pahami, karena memang tidak pernah ada masalah dengannya sebelumnya. Jika ada masalah maka bukan berasal dari suspensi tersebut."
Baca Selengkapnya...

10 February 2011

Rossi Memenangkan Laureus Award 2011

Cepatnya proses penyembuhan Rossi dari cideranya pada tahun 2010 yang lalu ternyata jadi perhatian bagi Laureus Academy. Pembalap MotoGP asal Italia ini mendapatkan penghargaan Laureus World Sports Award 2011 untuk kategori 'Comeback of the Year'.

Akademi yang terdiri dari 46 atlet terbaik sepanjang masa dan berasal dari berbagai bidang ini memilih Valentino Rossi karena bisa kembali membalap hanya setelah 41 hari setelah mengalami patah tulang terbuka pada tulang kering pada kaki kanannya. Rossi mengalami cidera ini pada sesi latihan bebas di Mugello pada tanggal 5 Juni 2010 dan kembali ke trek balap pada sesi latihan bebas Grand Prix Jerman pada 16 Juli 2010.

Dalam meraih penghargaan ini, Rossi berhasil mengalahkan Paula Creamer yang merupakan pegolf Amerika, Tyson Gay yang merupakan sprinter asal Amerika juga, petenis Belgia Justine Henin, Carolina Kluff dan Merlene Ottey.

Bintang tenis Spanyol, Rafael Nadal, juga terpilih menjadi 'Sportsman of the Year', sementara peski asal Amerika Lindsey Vonn terpilih sebagai 'Sportswoman of the Year'. Yang tidak kalah seru adalah pengumuman bahwa juara dunia lima kali kelas 500cc, Mick Doohan, terpilih untuk mendapatkan 'Laureus World Sports Academy' mengikuti jejak Legenda MotoGP, Giacomo Agostini.
Baca Selengkapnya...