Tim Alice Ducati Kacau di Jepang
Posisi ke-14 bagi Guintoli dan 16 bagi Elias merupakan ketidakberuntungan bagi mereka berdua.
Berikut pernyataan yang dikutip dari mereka:
Sylvain Guintoli
"Sampai sabtu pagi keadaan normal, namun pada saat kualifikasi keadaan berubah. Aku tak tahu apa yang terjadi sehingga aku gak punya percaya diri untuk berusaha dengan maksimal. Aku gak yakin dengan ban depan dan kehabisan banyak waktu di tikungan. Sekarang aku bakal ngecek data dengan teknisiku biar bisa improve di Philip Island ntar."
Toni Elias
"Ini bener2 akhir pekan yang berat untukku, aku sedang sakit dan gak gampang untuk balapan. Apalagi aku keluar trek di lap 7 karna beberapa masalah, sulit untuk kembali ke trek karna udah kehilangan banyak waktu. Sekarang aku harap keadaan fisikku akan lebih baik, dan berada dalam keadaan terbaik di Australia."
---------------------------------------------------------------------------------
De Puniet melorot ke posisi 12
Start dari posisi 8 sambil menahan cidera di pergelangan tangannya de Puniet mengharapkan balapan yang lebih baik. Berikut komentarnya:
de Puniet
"Pada tikungan pertama Dovi mengerem terlalu lambat sehingga melebar, Aku coba untuk melewatinya dari dalam, tapi beberapa rider malah menyalipku karna aku gak punya corner speed yang cukup, jadi aku kehilangan beberapa posisi dan berada di urutan ke-14 pada lap pertama. Setelah itu aku coba untuk tetap fokus, tapi motor mulai sliding. Setelah 4 lap berlalu aku mendapatkan Hopkins dan Toseland, tapi gak mungkin untung melalui mereka.
Malangnya nasibmu lee...
----------------------------------------------------------------------------------
Dovi di tikungan pertama
"Hari ini aku kerja keras untuk menangkap para pemimpin lomba. Aku finish di posisi sembilan, tapi race pace-ku cukup untuk mendapatkan posisi ke-5. Ini adalah balapan yang berat, aku mengambil banyak resiko untuk meraih posisi. Hampir saja aku menyenggol Nakano, kemudian aku berjibaku dengan Toseland dan Hopkins yang kuat dalam pengereman seperti saya. Butuh beberapa lap untuk mendapatkan mereka sehingga membuatku lelah. Jika aku bisa tetap berada di belakang Nicky Hayden ketika ia melaju, tapi inilah balapan."
----------------------------------------------------------------------------------
Hopkins dan West menghadapi mimpi buruk
John Hopkins
"Saat aku berada di belakang Toseland, aku melakukan apapun untuk mendapatkan posisinya. Namun ia memiliki akselerasi yang lebih baik saat keluar tikungan, sehingga membuatku kecewa karena saat mengerem dan dipertengahan tikungan kami lebih cepat, jadinya kami salip2an di beberapa kesempatan. Kami finish di posisi 10, namun sebenarnya kami dapat finish di 5 besar karna kami memiliki pace yang sama dengan para rider terbaik. Kami belajar banyak akhir pekan ini, melakukan banyak perubahan setelah dan hasilnya positif. Aku juga mendapatkan kepercayaan diri yang bisa dipakai di tiga putaran akhir untuk mempersiapkan motor buat musim 2009."
Anthony West
"Di awal balapan handle remku sampai menempel di stang, namun motor juga gak mau berhenti. Hampir tiap lap aku setel handle dengan span adjuster untuk mengatur posisi handle rem, tapi setelah dua tikungan keadaan kembali seperti semula. Kami belum tahu apa masalahnya, akhirnya aku nyasar ke gravel di ujung tikungan pertama. Aku cukup kecewa, tapi aku gak akan berdiam diri aja. Sekarang aku menunggu home race di Phillip Island, aku ingin berikan pertunjukan yang hebat untuk fans motogp Australia."
----------------------------------------------------------------------------------
Capirex berada di top 6
Rider veteran asal Italy ini tidak dapat melanjutkan hattrick-nya di Motegi, nammun finish di urutan ke-6 tidak terlalu buruk, karena hanya ia yang menghasilkan poin bagi Rizla Suzuki. Sementara pembalap Australia Vermeulen dan wildcard Aliyoshi tidak finish.
Berikut pernyataan dari masing2 pembalap:
Loris capirossi
"Gak terlalu buruk bagi kami, kami udah kerja keras untuk mendapatkan setelan terbaik dan mencoba bekerja dengan metode yang bervariasi. Di permulaan lomba aku coba tetap berada dengan grup terdepan, tapi di pertengahan lomba aku membuat kesalahan yang menyebabkanku kehilangan kontak dengan Hayden. Aku mencoba untuk mendapatkannya lagi ,tapi ban belakang sliding pada lap terakhir dan aku kehilangan kesempatan. Aku pikir kami punya motor yang mampu finish top 5 akhir pekan ini, tapi untuk lebih baik lagi sangat sulit. Kami masih tetap perlu kerja keras dan aku rasa cukup baik untuk masa depan dan percaya 100% dengan proyek Suzuki.
Chris Vermeulen
"Gak finish emang selalu menyakitkan dan tidak bisa dikontrol membuatnya sulit diterima. Awalnya ban saya bekerja baik hingga 4 lap, aku menemui masalah dan sulit untuk mengerem yang menyebabkanku keluar trek."
Kousuke Akiyoshi
"Selama akhir pekan aku coba untuk menemukan setelan manajemen mesin terbaik dan tadi malam kami melakukan perubahan besar dan rssanya jauh lebih baik. Namun di saat warm up aku terjatuh dan harus balapan dengan motor serep. Aku berusaha untuk start dengan baik dan bisa menyalip 5 atau 6 motor, tapi ditikungan ketiga aku sliding dan crash. Aku sangat sebel dengan akhir pekan ini dan sekarang harus konsentrasi untuk tes besok, kami harus membuat peningkatan dan membantu mengembangkan motor 2009."
----------------------------------------------------------------------------------
Motegi menjadi "hari yang harus dilupakan" bagi Tim San Carlo Gresini
Kedua rider dari Tim Gresini harus mengubur Motegi untuk dapat kembali kompetitif di Australia. Nakano yang kehilangan grip ban belakang terjebak diantara Capirex dan Dovi, hal ini mengurungkan niat Nakano untuk menyerang Capirex. Ia lebih memilih bertahan dari serangan Dovi dan akhirnya ia mampu finish di depan Dovi di posisi 8.
Sementara itu de Angelis yang telah terjatuh tiga kali saat latihan tetap saja melebar dan tak pernah menemukan irama balapnya sehingga menjadi juru kunci di posisi ke-17. Sekarang mereka harus menyiapkan diri ke Australia yang menjadi sirkuit favorit de Angelis.
----------------------------------------------------------------------------------------
Pedrosa senang karena bisa naik podium lagi
Finish di tempat ketiga tentunya bukan tujuan akhir dari si mungil Pedrosa, namun bertahan dari serangan rekan senegaranya Lorenzo merupakan hal yang berarti dan membuatkanya tetap bisa naik podium. Pedrosa juga mengucapkan selamat kepada Valentino, karena sudah memberikan balapan yang hebat.
"Cukup baik finish di posisi ketiga hari ini, karna udah beberapa balapan kami tidak meraih hasil yang baik. Juga untuk tim ku. Awal balapan aku gak cukup cepat, dan gak merasa nyaman. Akhirnya Lorenzo menyerang dengan ganas dan aku harus menjaga posisiku. Selamat buat Valentino untuk musim balapnya yang hebat, dia berhak dan pantas mendapatkan gelar juara karena konsisten selama setahun."
Nicky Hayden mencoba untuk tetap bersama pemimpin lomba, namun ia kehilangan pace dan mencoba beberapa kali untuk late braking, namun hal ini malah memperburuk lap time-nya. Hayden kemudian hanya berfokus untuk gak bikin kesalahan serta menjaga irama balapnya. Hayden juga mengucapkan selamat buat Rossi.
---------------------------------------------------------------------------------------
Lorenzo senang dengan perannya dalam kemenangan Yamaha
Walaupun finish di posisi ke-4 di belakang compatriotnya Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo tetap senang karena dapat memberikan bantuan yang besar dalam merebut gelar Team and Manufacture untuk tahun 2008. Hampir saja Lorenzo dapat mengambil alih posisi ke-3 dari Pedrosa saat ia sedikit melebar di hairpin, namun Pedrosa cepat mengoreksi yang menggagalkan niatnya untuk mengovertake.
"Hari ini balapan sedikit lebih sulit karena cuaca lebih sejuk daripada saat kualifikasi kemarin. Sehingga lebih sulit bagi Michelin dan diriku sendiri. Tim bekerja dengan baik akhir pekan ini, dan terima kasih buat tim serta buat Michelin. Big Congratulation buat Valentino dan semua krunya karena telah melakukan hal yang hampir tidak mungkin. Akhirnya aku senang karena telah bermain peran selama musim pertamaku dengan Yamaha."
-------------------------------------------------------------------------------------------
Casey Stoner
"Awalnya semua terasa cukup baik, aku melakukan kesalahan dengan ban yang masih dingin dan butuh beberapa lap untuk menghangatkannya. Lap time cukup cepat dan aku nyaman dengan pace yang telah kuhasilkan, tapi aku gak punya cukup tenaga untuk merubah arah motor dengan kondisi fisik seperti ini. Harapanku balapan berikutnya dan musim berikutnya kami akam kembali menjadi lebih kuat."
Sementara rekan setimnya, seperti biasanya Marco Melandri finish di luar 10 besar yaitu di posisi 13. Ia benar2 berada dalam musim yang buruk bersama Ducati, tampaknya perkawinannya dengan Ducati tidak akan pernah menghasilkan hasil balapan yang memuaskan, podium lah minimal. Namun tahun depan ia akan kembali lagi ke Motegi sebagai pembalap tim hijau Kawasaki.
-------------------------------------------------------------------------------------------
Baca Selengkapnya...
30 September 2008
Liputan GP Jepang
The Return of The King
Rossi Mengambil Kembali Mahkota MotoGP setelah hilang 2 tahun. Keluh kesah Rossi ni bro... jangan lupa disimak..
Juara MotoGP yang baru Valentino Rossi menjadi orang yang paling bahagia pada hari minggu sore di Motegi dan membandingkan titel keenamnya dengan titel pertamanya yang diperolehnya dengan Yamaha.
'Scusate il ritardo' yang dalam bahasa Indonesia berarti 'Maaf karena terlambat' adalah kata yang menghiasi kaos perayaan Rossi di Motegi, karena telah menunggu 2 tahun untuk mengambil titel lagi. Sekarang tidak ada lagi yang harus ditunggu di Motegi, saat datang kesempatan pertam untuk mengunci gelar MotoGP.
Kompetisi sangat dahsyat bagi Rossi di tahun 2008 ini, sebagaimana ditekankan bahwa Rossi meraih juara dunia keenamnya setelah menbukukan rekor kemenangan sebanyak 70 kali kemenangan. Saat ini pembalap Fiat Yamaha ini menjadi satu2nya pembalap yang pernah memenangkan juara dunia di kelas 500cc, 990cc, dan 800cc.
"Pastinya ini adalah hasil yang sangat hebat, mungkin sama beratnya dengan saat pertama kali aku menang dengan Yamaha tahun 2004. Karena saat itu perubahan sangat besar dan tidak ada yang seorangpun yang menduga kami menang, bahkan sejujurnya kami sekalipun, Tapi tahun ini sangat hebat karna aku gak mulai sebagai favorit. Rasanya sangat spesial." Komentar Rossi setelah mengalahkan Stoner dan Pedrosa.
"Di tahun 2006 aku kehilangan mahkota karena nasib buruk padahal aku masih memenangkan banyak balapan dan menjadi yang tercepat di trek, tapi tahun 2007 Stoner lebih cepat dari kami jadi kami berakhir dengan kerugian yang besar. Memenangkan titel kali ini adalah sangat sulit, tapi sangat penting."
"Keputusan buat pindah ke Bridgestone tahun lalu bersama dengan Jeremy dan seluruh kru merupakan keputusan yang sangat penting, karna M1 800cc pertama yang lalu gak cukup kompetitif. Aku ingat tahun lalu waktu mengadakan pertemuan yang aneh, kami bicara banyak dengan Furusawa tentang 2008, sementara tanganku cidera. Abis itu kami mulai bekerja untuk meningkatkan musim ini. Menempatkan orang yang benar di tempat yang benar sehingga tahun ini semua berkerja dengan benar. Tentunya harus dilakukan satu demi satu."
"Aku pikir aku telah buat keputusan yang tepat tahun ini dan kami telah kompetitif dari awal musim. Qatar adallah balapan terburuk musim ini tapi potensi kami sangat bagus, walaupun kami khawatir saat itu, tapi kami gak putus asa karna kami tahu kalau kami bisa memecahkan masalah itu kami akan mampu menang."
"Aku makin dewasa pada dua tahun terakhir, karna akhir 2005 lalu aku punya karir yang hebat dan aku telah memenangkan semua target sejauh itu. 125, 250 dan kemudian 5 gelar berturut-turut di motogp dengan dua motor yang berbeda - Aku rasa tak terkalahkan. Tapi tahun 2006 dan 2007 Aku belajar bagaimana kehilangan dan saat ini sangat penting. Aku jadi makin kuat dan level konsentrasi dan kerja kerasku untuk memenangkan kejuaraan ini lebih tinggi daripada sebelumnya."
"Tahun ini terdiri dari beberapa periode. Awal tahun kami memperoleh hasil yang penting ketika Bridgestone tidak menjadi yang terkuat: Jerez, Portugal, dan yang lainnya, waktu itu kami mengambil keuntungan besar dari Stoner. Setelah Barcelona Casey mulai membalap seperti setan dan mendominasi tiga balapan sekaligus. Lalu kami pergi Laguna yang menjadi titik balik musim ini, Laguna adalah balapan yang nyata dan dari sana kami mengalir bebas."
"Pertunjukan setelah balapan di Motegi yaitu salah satu temanku berpura-pura jadi notaris yang menandatangani dan mengesahkan sertifikat juara dunia yang ke-8. Sangat menyenangkan merencanakan lagi kaos perayaan dengan teman2 dan fans club serta kami datang dengan lelucon yang mengatakan "Maaf terlambat!"
"Aku sangat senang di Yamaha, karna itulah aku melanjutkan kontrak dua tahun lagi. Aku dapat beberapa tawaran bagus dari pabrikan yang lain, tapi aku udah pernah menukar motor dan membuktikan apa yang aku onginkan dan gak perlu untuk melakukan hal itu lagi. Aku juga gak berumur 20 tahun lagi dan aku butuh suasana yang baik dalam tim supaya tetap fokus dan gembira, dan aku punya itu di Yamaha. Suasana di tim kita, dari orang Jepang hingga ke paddock betul2 fantastik dan ini yang membuat kami tetap bertahan."
"Aku pikir tahun 2009 akan lebih sulit daripada tahun ini. Sekarang aku menjadi juara dunia lagi dan aku udah memperlihatkan kalo aku masih sangat cepat; aku pikir tahun ini adalah balapan yang terbaik dalam karirku kecuali dengan kesalahan di Assen, tapi tahun depan adalah cerita lain, itu tergantung bagaimana musim dingin nanti dan Stoner, Pedrosa, juga Lorenzo. Karena pembalap lain juga cepat di kejuaraan ini. Aku menunggu saat itu, namun sebelumnya aku mau menyelesaikan musim ini dan coba untuk menangin 3 balapan terakhir!"
"Seperti yang udah aku bilang, ada banyak pembalap yang hebat tapi tentunya aku harap di masa yang akan datang tidak ada seorangpun yang ingin menang seperti Valentino Rossi! Mungkin aja sodaraku Luca akan sekuatku.. Iku ingin membawanya diatas motorku pada lap selebrasi, tapi mereka gak memperbolehkannya. Mungkin aku akan menunggunya menjadi pembalap motoGP sebelum keluar, sehingga aku bisa melawannya pada tahun pertama, kemudian aku berhenti membalap!"
"Ketika kalian berumur 20 atau 22, kamu akan hidup dengan cara yang berbeda. Tahun 2000, mungkin, aku bisa menang saat debut, tapi aku underestimate pada diri sendiri! Di tahun 2001 itu adalah kesempatan terakhir bagiku untuk menang di 500cc, aku melakukan yang terbaik dan aku mendapatkannya. Saat itu adalah tahun pertempuran dengan Biaggi, di tahun 2002 adalah tahun ketika setiap orang mengatakan bahwa aku menang karena motorku, kemudian di tahun 2003 adalah tahun Gibernau, sangat sulit hingga akhir musim. Itu adalah kenangan yang fantastik tapi dengan Yamaha ini berbeda. Aku lebih menikmatinya."
"selama tahun 2003 aku mulai berfikir tentang Yamaha. Tentunya aku agak takut dengan tantangan baru, itu adalah tanda tanya besar. Tahun ini ketika aku mencoba motor baru dan ban baru, aku paham bahwa aku bisa menang. Di tahun 2004, bagaimanapun ketika aku motor baru aku tahu bahwa banyak kerjaan yang harus dilakukan.Sesungguhnya, pertasaan menang di Welkom di tahun 2004 adalah perasaan yang paling kuat dalam karirku, lebih daripada di Laguna Seca tahun ini. Di tahun 2005 M1 sangat cepat dan pada tahun 2008 menjadi motor Yamaha terbaik yang pernah ada."
"Aku pikir Stoner akan kembali kuat tahun depan, mungkin aja dia akan menjadi lawan yang terberat bagiku, lebih berat daripada Gibernau dan yang lainnya yang pernah aku lawan di masa lalu. Tahun lalu aku mintamaaf karna setelah tahun2 yang sukses, beberapa orang berfikir bahwa Valentino telah berakhir dan Casey adalah Valentino yang baru. Seperti yang udah aku bilang, selama membalap tujuanku adalah selalu untuk menang. Aku suka dengan kehidupan ini dan aku akan selalu berusaha mencoba melakukan yang terbaik."
Baca Selengkapnya...
27 September 2008
Highlight Rossi di Jepang
Tahun 2001 Rossi memenangkan podium 1 di negeri sakura dengan mengendarai Honda NSR500 yang merupakan era terakhir 2-tak di motogp.
Tahun 2002 saat kondisi di Motegi hujan, Rossi melesat di atas Honda RC211V menuju podium tertinggi. Ini adalah era pertama dengan menggunakan mesin 4-tak.
Tahun 2003 Rossi berhasil naik podium lagi, jadi juara.
Tahun 2004 Rossi menaklukkan sirkuit milik Honda [Motegi] di belakang kemudi Yamaha M1.
Tahun 2005 Rossi terjatuh saat memaksa mengovertaking Melandri, akhirnya ia harus menunda untuk mengunci gelar dunianya sampai GP Malaysia.
Tahun 2006 Rossi finish di urutan kedua. Capirex kembali menguasai Motegi setelah tahun lalu ia menang bersama si merah Ducati.
Tahun 2007 Rossi mengalami musim yang benar-benar sial, ia mengalami masalah dengan Michelin-nya yang menyebabkannya hanya memperoleh 3 poin. Motegi juga menjadi saksi dimana Rossi kehilangan kembali juara dunia untuk kedua kalinya.
Baca Selengkapnya...
24 September 2008
Criville siap bawa motor lagi di Motegi
Juara dunia motogp era 1999, Alex Criville akan mengendarai Honda NSR500 lagi di Motegi untuk merayakan ulang tahun GP yang ke-10 di sirkuit ini.
Wawancara yang dikutip dari Criville sebagai berikut.
Apa yang kamu ingat dari balapan pertama Motegi di tahun 1999?
"Oke, hujannya gila banget! Kenny Robert Jr start dengan baik dan Mick Doohan membuntutinya. Saat basah para pembalap akan berkendara semampu mereka. Saat itu adalah balapan kedua dalam musim itu dan aq berhati-hati dan gak ambil resiko, walaupun aq mau mempertahankan posisiku di klasemen pembalap. Aq bertarung dengan Norick Abe dan Sete GIbernau dan akhirnya aq menyentuh finish line di posisi ke-4 di balapan pertamaku di Mootegi. Dan itulah hasil terbaikku di sini."
Bagaimana rasanya kembali ke atas motor 500cc di Motegi nanti? Apa kamu menunggu perayaan tersebut?
"Wah, pasti akan sangat menakjubkan. Naik NSR5000 lagi dengan Mick Doohan dan Freddie Spencer akan menjadi tekanan yang nyata. Aq pikir seperti kembali ke masa lalu! Sangat hebat rasanya menyelenggarakan perayaan ulang tahun seperti ini, yang mana petinggi Honda akan mengeluarkan motor lama dari museum mereka dan mengembalikannya ke trek. Kami berterima kasih pada mereka untuk merayakan budaya olahraga seperti ini, dan saat saya diminta untuk berpartisipasi disini, tentu saja saya jawab Ya."
Sebagai pembalap, apakah kamu menyukai sirkuit ini??
Treknya sangat bagus koq, ada dua atau tiga fitur yang unik yang membuat sirkuit ini berbeda daripada sirkuit lainnya. Menurutku tikungan pertama sangat rumit dan sulit untuk mengeksekusinya dengan benar. Kita selalu meihat dan akan melihat balapan yang menakjubkan di Motegi."
Criville akan berpartisipasi dalam ulang tahun Motegi yang ke-10 yang akan diadakan pada Sabtu siang dari jam 12.30 waktu setempat.
Baca Selengkapnya...