30 September 2008

Liputan GP Jepang

Tim Alice Ducati Kacau di Jepang

Posisi ke-14 bagi Guintoli dan 16 bagi Elias merupakan ketidakberuntungan bagi mereka berdua.

Berikut pernyataan yang dikutip dari mereka:

Sylvain Guintoli
"Sampai sabtu pagi keadaan normal, namun pada saat kualifikasi keadaan berubah. Aku tak tahu apa yang terjadi sehingga aku gak punya percaya diri untuk berusaha dengan maksimal. Aku gak yakin dengan ban depan dan kehabisan banyak waktu di tikungan. Sekarang aku bakal ngecek data dengan teknisiku biar bisa improve di Philip Island ntar."

Toni Elias
"Ini bener2 akhir pekan yang berat untukku, aku sedang sakit dan gak gampang untuk balapan. Apalagi aku keluar trek di lap 7 karna beberapa masalah, sulit untuk kembali ke trek karna udah kehilangan banyak waktu. Sekarang aku harap keadaan fisikku akan lebih baik, dan berada dalam keadaan terbaik di Australia."

---------------------------------------------------------------------------------

De Puniet melorot ke posisi 12

Start dari posisi 8 sambil menahan cidera di pergelangan tangannya de Puniet mengharapkan balapan yang lebih baik. Berikut komentarnya:

de Puniet
"Pada tikungan pertama Dovi mengerem terlalu lambat sehingga melebar, Aku coba untuk melewatinya dari dalam, tapi beberapa rider malah menyalipku karna aku gak punya corner speed yang cukup, jadi aku kehilangan beberapa posisi dan berada di urutan ke-14 pada lap pertama. Setelah itu aku coba untuk tetap fokus, tapi motor mulai sliding. Setelah 4 lap berlalu aku mendapatkan Hopkins dan Toseland, tapi gak mungkin untung melalui mereka.

Malangnya nasibmu lee...

----------------------------------------------------------------------------------

Dovi di tikungan pertama

"Hari ini aku kerja keras untuk menangkap para pemimpin lomba. Aku finish di posisi sembilan, tapi race pace-ku cukup untuk mendapatkan posisi ke-5. Ini adalah balapan yang berat, aku mengambil banyak resiko untuk meraih posisi. Hampir saja aku menyenggol Nakano, kemudian aku berjibaku dengan Toseland dan Hopkins yang kuat dalam pengereman seperti saya. Butuh beberapa lap untuk mendapatkan mereka sehingga membuatku lelah. Jika aku bisa tetap berada di belakang Nicky Hayden ketika ia melaju, tapi inilah balapan."

----------------------------------------------------------------------------------

Hopkins dan West menghadapi mimpi buruk

John Hopkins
"Saat aku berada di belakang Toseland, aku melakukan apapun untuk mendapatkan posisinya. Namun ia memiliki akselerasi yang lebih baik saat keluar tikungan, sehingga membuatku kecewa karena saat mengerem dan dipertengahan tikungan kami lebih cepat, jadinya kami salip2an di beberapa kesempatan. Kami finish di posisi 10, namun sebenarnya kami dapat finish di 5 besar karna kami memiliki pace yang sama dengan para rider terbaik. Kami belajar banyak akhir pekan ini, melakukan banyak perubahan setelah dan hasilnya positif. Aku juga mendapatkan kepercayaan diri yang bisa dipakai di tiga putaran akhir untuk mempersiapkan motor buat musim 2009."

Anthony West
"Di awal balapan handle remku sampai menempel di stang, namun motor juga gak mau berhenti. Hampir tiap lap aku setel handle dengan span adjuster untuk mengatur posisi handle rem, tapi setelah dua tikungan keadaan kembali seperti semula. Kami belum tahu apa masalahnya, akhirnya aku nyasar ke gravel di ujung tikungan pertama. Aku cukup kecewa, tapi aku gak akan berdiam diri aja. Sekarang aku menunggu home race di Phillip Island, aku ingin berikan pertunjukan yang hebat untuk fans motogp Australia."

----------------------------------------------------------------------------------

Capirex berada di top 6

Rider veteran asal Italy ini tidak dapat melanjutkan hattrick-nya di Motegi, nammun finish di urutan ke-6 tidak terlalu buruk, karena hanya ia yang menghasilkan poin bagi Rizla Suzuki. Sementara pembalap Australia Vermeulen dan wildcard Aliyoshi tidak finish.

Berikut pernyataan dari masing2 pembalap:

Loris capirossi
"Gak terlalu buruk bagi kami, kami udah kerja keras untuk mendapatkan setelan terbaik dan mencoba bekerja dengan metode yang bervariasi. Di permulaan lomba aku coba tetap berada dengan grup terdepan, tapi di pertengahan lomba aku membuat kesalahan yang menyebabkanku kehilangan kontak dengan Hayden. Aku mencoba untuk mendapatkannya lagi ,tapi ban belakang sliding pada lap terakhir dan aku kehilangan kesempatan. Aku pikir kami punya motor yang mampu finish top 5 akhir pekan ini, tapi untuk lebih baik lagi sangat sulit. Kami masih tetap perlu kerja keras dan aku rasa cukup baik untuk masa depan dan percaya 100% dengan proyek Suzuki.

Chris Vermeulen
"Gak finish emang selalu menyakitkan dan tidak bisa dikontrol membuatnya sulit diterima. Awalnya ban saya bekerja baik hingga 4 lap, aku menemui masalah dan sulit untuk mengerem yang menyebabkanku keluar trek."

Kousuke Akiyoshi
"Selama akhir pekan aku coba untuk menemukan setelan manajemen mesin terbaik dan tadi malam kami melakukan perubahan besar dan rssanya jauh lebih baik. Namun di saat warm up aku terjatuh dan harus balapan dengan motor serep. Aku berusaha untuk start dengan baik dan bisa menyalip 5 atau 6 motor, tapi ditikungan ketiga aku sliding dan crash. Aku sangat sebel dengan akhir pekan ini dan sekarang harus konsentrasi untuk tes besok, kami harus membuat peningkatan dan membantu mengembangkan motor 2009."

----------------------------------------------------------------------------------

Motegi menjadi "hari yang harus dilupakan" bagi Tim San Carlo Gresini

Kedua rider dari Tim Gresini harus mengubur Motegi untuk dapat kembali kompetitif di Australia. Nakano yang kehilangan grip ban belakang terjebak diantara Capirex dan Dovi, hal ini mengurungkan niat Nakano untuk menyerang Capirex. Ia lebih memilih bertahan dari serangan Dovi dan akhirnya ia mampu finish di depan Dovi di posisi 8.

Sementara itu de Angelis yang telah terjatuh tiga kali saat latihan tetap saja melebar dan tak pernah menemukan irama balapnya sehingga menjadi juru kunci di posisi ke-17. Sekarang mereka harus menyiapkan diri ke Australia yang menjadi sirkuit favorit de Angelis.

----------------------------------------------------------------------------------------

Pedrosa senang karena bisa naik podium lagi

Finish di tempat ketiga tentunya bukan tujuan akhir dari si mungil Pedrosa, namun bertahan dari serangan rekan senegaranya Lorenzo merupakan hal yang berarti dan membuatkanya tetap bisa naik podium. Pedrosa juga mengucapkan selamat kepada Valentino, karena sudah memberikan balapan yang hebat.

"Cukup baik finish di posisi ketiga hari ini, karna udah beberapa balapan kami tidak meraih hasil yang baik. Juga untuk tim ku. Awal balapan aku gak cukup cepat, dan gak merasa nyaman. Akhirnya Lorenzo menyerang dengan ganas dan aku harus menjaga posisiku. Selamat buat Valentino untuk musim balapnya yang hebat, dia berhak dan pantas mendapatkan gelar juara karena konsisten selama setahun."

Nicky Hayden mencoba untuk tetap bersama pemimpin lomba, namun ia kehilangan pace dan mencoba beberapa kali untuk late braking, namun hal ini malah memperburuk lap time-nya. Hayden kemudian hanya berfokus untuk gak bikin kesalahan serta menjaga irama balapnya. Hayden juga mengucapkan selamat buat Rossi.

---------------------------------------------------------------------------------------

Lorenzo senang dengan perannya dalam kemenangan Yamaha

Walaupun finish di posisi ke-4 di belakang compatriotnya Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo tetap senang karena dapat memberikan bantuan yang besar dalam merebut gelar Team and Manufacture untuk tahun 2008. Hampir saja Lorenzo dapat mengambil alih posisi ke-3 dari Pedrosa saat ia sedikit melebar di hairpin, namun Pedrosa cepat mengoreksi yang menggagalkan niatnya untuk mengovertake.

"Hari ini balapan sedikit lebih sulit karena cuaca lebih sejuk daripada saat kualifikasi kemarin. Sehingga lebih sulit bagi Michelin dan diriku sendiri. Tim bekerja dengan baik akhir pekan ini, dan terima kasih buat tim serta buat Michelin. Big Congratulation buat Valentino dan semua krunya karena telah melakukan hal yang hampir tidak mungkin. Akhirnya aku senang karena telah bermain peran selama musim pertamaku dengan Yamaha."

-------------------------------------------------------------------------------------------

Casey Stoner
"Awalnya semua terasa cukup baik, aku melakukan kesalahan dengan ban yang masih dingin dan butuh beberapa lap untuk menghangatkannya. Lap time cukup cepat dan aku nyaman dengan pace yang telah kuhasilkan, tapi aku gak punya cukup tenaga untuk merubah arah motor dengan kondisi fisik seperti ini. Harapanku balapan berikutnya dan musim berikutnya kami akam kembali menjadi lebih kuat."

Sementara rekan setimnya, seperti biasanya Marco Melandri finish di luar 10 besar yaitu di posisi 13. Ia benar2 berada dalam musim yang buruk bersama Ducati, tampaknya perkawinannya dengan Ducati tidak akan pernah menghasilkan hasil balapan yang memuaskan, podium lah minimal. Namun tahun depan ia akan kembali lagi ke Motegi sebagai pembalap tim hijau Kawasaki.

-------------------------------------------------------------------------------------------

Arsip Sobat46