08 September 2011

Faktor Penghambat Rossi dan Ducati

Musim ini memang bukanlah musim yang indah bagi Rossi, setiap berita yang muncul selalu saja menyajikan informasi mengenai kesulitan Valentino Rossi dan Ducati untuk mengatasi masalah pada front end Desmosedici.

Saking peliknya masalah pada front end Ducati dan dari awal musim 2011 dan Rossi selalu bergumul dengan masalah ini, Rossi menjawab dengan penuh canda seperti di bawah ini ketika jurnalis menanyakan kondisi terbaru GP11.1.

"Aku selalu mengatakan hal yang sama (masalah front end), jadi kamu bisa menggunakan salah satu wawancara sebelumnya saja."

"Front end tidak memberikan perasaan yakin yang aku butuhkan, terutama ketika melakukan trail braking, aku kehilangan banyak waktu disana. Kami kehilangan 0,2 hingga 0,3 detik di setiap tikungan."

Kesulitan Rossi juga diperparah dengan komponen ban keras.

"Motor Ducati bekerja lebih baik dengan komponen soft, terutama jika dibandingkan dengan Yamaha."

Faktor lain yang membuat Rossi lebih sulit dalam mengendarai Desmosedici yaitu karena Rossi memiliki karakter berkendara yang berlawanan dengan gaya berkendara Stoner.

"Gaya Casey tidak terlalu menitikberatkan pada front end motor dan ukuran badannya memungkinkan untuk bisa menggunakan posisi duduk yang berbeda. Mencoba untuk berkendara sepertinya akan menjadi suatu masalah, tapi barangkali bisa berguna untuk mencoba tidak terlalu menitikberatkan pada ban depan."

Pembatasan uji coba juga merupakan suatu penghambat dalam menyelesaikan masalah di motor Ducati.

"Waktu uji coba dikurang menjadi sangat sedikit dan aku tahu kalau beberapa pabrikan lain juga kecewa atas hal ini. Kami memiliki banyak komponen untuk diuji, tapi kami tidak bisa melakukannya. Tidak memiliki kesempatan untuk melakukan uji coba lebih sering lagi membuat pekerjaan kami lebih lambat 10 kali lipat."

Rossi memang belum mendapatkan kepuasan di MotoGP pada musim ini, mungkin situasi akan berbeda di WSBK karena Checa mengundang Rossi untuk balapan di Imola.

"Aku sangat ingin melakukannya dan disana ada kesempatan aku merasa
lebih senang daripada disini - canda Rossi - tapi tidak ketika musim MotoGP masih berlangsung. Pada tahun 2009 aku hampir saja mengikuti balapan WSBK, sayangnya Yamaha mengatakan 'tidak'. Tapi di masa yang akan datang siapa tahu?"

Dari pernyataan Rossi di atas kita bisa menyimpulkan bahwa Rossi memiliki keinginan untuk membalap di superbike setelah mengakhiri kariernya di MotoGP nanti. Namun kita berharap Valentino Rossi lebih lama membalap di MotoGP.

Arsip Sobat46